Tutorial Belajar Grails Part 6: Groovy Server Pages

Grails menggunakan Groovy Server Pages(GSP) sebagai view yang digunakan pada aplikasi web kita. GSP sangat mirip dengan Java Server pages(JSP), jadi untuk yang pernah menggunakan JSP pasti tidak akan kesulitan menggunakan GSP. Seperti teknologi view pada aplikasi web biasanya, GSP menggunakan HTML yang dipadukan dengan GSP Tags. Kembali ke aplikasi Event Organizer, sekarang kita akan membuat view untuk controller yang telah kita buat. Untuk permulaan dapat kita lihat pada bagian grails-app -> conf -> UrlMappings.groovy. File tersebut berisi konfigurasi url mapping dari aplikasi grails kita. Modifikasi akan kita lakukan sedikit pada file tersebut, jadinya sebagai berikut

class UrlMappings {
	static mappings = {
		"/$controller/$action?/$id?"{
			constraints {
			}
		}
		"/"(controller: 'EOUser', action: 'index')
		"500"(view:'/error')
	}
 }

Dapat kita lihat untuk home url, aplikasi grails kita akan memanggil controller EOUser dan method index, parameter yang digunakan berupa map dimana key “controller” dan value “EOUser” begitu pula dengan key “action” dan value “index”. Terdapat pula error code 500, maka akan memanggil view “error.gsp”. Kita dapat melakukan konfigurasi yang berhubungan dengan url mapping didalam file ini. Jika kita lihat pada bagian grails-app -> views , maka kita akan melihat file gsp yang sudah di generate oleh grails dari fitur dynamic scaffolding. Grails sendiri menggunakan framework Sitemesh sebagai template layout untuk tampilan dari aplikasi kita. Dapat kita lihat folder grails-app -> views -> layouts , pada folder tersebut terdapat file main.gsp yang menjadi template layout default pada aplikasi grails kita. Untuk memahami template layout ini, sekarang akan kita buat sendiri tampilan dari aplikasi kita. Pertama buka file main.gsp pada folder layouts, lalu kosongkan file tersebut dan kita ganti menjadiRead More »

Tutorial Belajar Grails Part 5: CRUD Controller

Berlanjut dari artikel sebelumnya pada part 4, kali ini kita ingin mengetahui apa yang ada dibalik dynamic scaffolding, grails menyediakan script yang akan mengenerate code dibalik magic dari dynamic scaffolding. Menggunakan terminal, kita arahkan directory pada root project kita lalu masukkan command berikut,

grails generate-all “*”

Setelah command tersebut dijalankan maka grails telah mengenerate semua code dibalik dynamic scaffolding tersebut. Termasuk view dari fitur-fitur yang dihasilkan oleh dynamic scaffolding akan digenerate juga.

grails5

Read More »

Tutorial Belajar Grails Part 4: Dynamic Scaffolding

Berlanjut dari artikel sebelumnya, sekarang kita akan mencoba membuat domain class, domain class disini dapat kita pahami fungsingya sebagai model pada aplikasi grails. Untuk membuat domain class kita bisa langsung tambahkan pada folder grails-app -> domain menggunakan ide yang kita gunakan, atau bisa kita gunakan command melalui terminal

grails create-domain-class EOUser
grails create-domain-class EOEvent

Hampir sama dengan model pada aplikasi java, kita akan mendeklarasikan properties untuk domain class kita, hanya bedanya kita tidak perlu membuat getter dan setter dari properties yang kita buat. Selain itu walaupun groovy merupakan dynamic language, namun kita tetap perlu mendeklarasikan type data dari properties yang kita gunakan karena model ini nantinya yang akan berhubungan dengan schema pada database dan nantinya grails akan menggunakan tipe data yang kita deklarasikan untuk memilih default html element yang pas untuk view yang akan kita gunakan.

Read More »

Tutorial Belajar Grails Part 3: Welcome To Grails

Setelah computer kita sudah terinstall grails dan anda sudah memahami sedikit basic dari groovy, sekarang saatnya kita mulai untuk menyentuh grails. Untuk membuat project grails kita bisa menggunakan ide maupun menggunakan terminal. Untuk ide ada beberapa yang cukup popular yang bisa anda gunakan untuk developing grails project diantaranya Groovy/Grails Tool Suite(GGTS), NetBeans atau intellij idea. GGTS sebenarnya merupakan ide eclipse yang sudah terinstall package-package yang diperlukan untuk developing grails project, sedangkan untuk intellij idea anda harus membeli yang versi ultimate untuk dapat mensupport grails project. Kita akan mencoba create project grails melalui terminal. Pertama arahkan ke directory dimana anda ingin menyimpan project tersebut, lalu masukkan command

grails create-app EventOrganizer

Read More »

Tutorial Belajar Grails Part 1 : GRAILS?

grails-development-company

Grails merupakan sebuah open source web application framework yang menggunakan Groovy sebagai bahasa pemrogramannya. Grails pertama kali diperkenalkan pada July 2005 dan sampai sekarang masih dikembangkan dengan versi terbarunya telah mencapai versi 3.1.11. Grails menawarkan fitur-fitur yang sangat menarik seperti,

  • Powerful web application framework

Grails disebut powerful karena beberapa teknologi didalamnya seperti ORM, view technology dan spring dependency injection. Teknologi ORM untuk saat ini tentu sangat diperlukan untuk menjembatani object model dengan schema pada database. Untuk view technology, grails menggunakan Groovy Server Pages yang tentunya sangat powerful. Selain itu grails juga memanfaatkan fitur dari spring framework yang tentunya semakin membuat grails powerful.Read More »